iklan zonasultra

SAS by Sasmita Brand Kendari, Solusi Tetap Modis dengan Syar’i

SAS by Sasmita Brand Kendari, Solusi Tetap Modis dengan Syar'i
BRAND SYAR'I - Kota Kendari kini memiliki brand Syar'i karya anak daerah dengan model yang elegan namun harganya dapat dijangkau semua kalangan. Adalah SAS by Sasmita, brand Syari karya Sasmita yang resmi dilounching pada Sabtu (24/11/2018) di Lippo Plaza Kendari. (Sri Rahayu/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Kota Kendari kini memiliki brand Syar’i karya anak daerah dengan model yang elegan namun harganya dapat dijangkau semua kalangan. Adalah SAS by Sasmita, brand Syari karya Sasmita yang resmi dilounching pada Sabtu (24/11/2018) di Lippo Plaza Kendari.

Owner dari Sasmita salon ini mengungkapkan alasan membuka usaha pakaian Syar’i itu, karena selain dirinya memang pengguna Syar’i, tujuan lainnya ingin agar wanita-wanita muslim di Kota Kendari bisa tampil lebih Syar’i sesuai dengan syariat Islam.

“Kadang, banyak problem wanita yang nggak pengen pake Syar’i karena merasa itu berat, kelihatan kampungan dan berbagai alasan lainya. Nah, saya ingin mengubah stigma itu, gimana caranya menggunakan Syar’i, tetapi tetap modis dan elegan,” kata Sasmita ditemui di lokasi lounching.

iklan zonasultra

Desainnya pun merupakan hasil karyanya sendiri. Sengaja ia rancang dengan warna-warna yang tidak terlalu mencolok, namun nyaman dilihat. Tidak ada model khusus yang ia rencanakan, yang penting brand miliknya benar-benar sesuai syariat Islam.

“Untuk jenisnya, kita ada dua, yaitu premium dan daily. Untuk daily itu harga yang lebih terjangkau bagi kalangan menengah kebawah. Sedang untuk premium, berada di harga 699.999,” katanya.

Terkait minat masyarakat, kata dia cukup besar. Bahkan sebelum resmi dilounchng, sejumlah brandnya sudah dipesan. Dia juga memastikan, saat ini sudah ada 60 agen dari berbagai wilayah di Indonesia yang menjual prodak SAS by Sasmita tanpa modal.

Ia berharap, kedepannya usahanya ini bisa bermanfaat dan diterima orang banyak, sehingga banyak wanita muslim makin tertarik untuk menggunakan pakaian yang lebih Syar’i. (B)

 


Kontributoy : Sri Rahayu
Editor: Abdul Saban

Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib