Sekolah Swasta di Muna Timur Butuh Perhatian Pemda

Sekolah Swasta di Muna Timur Butuh Perhatian Pemda
MADRASAH ALIYAH - Kondisi sekolah madrasah Aliyah Al Ihsan Batukara yang masih butuh perhatian. (Nasrudin/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, RAHA – Upaya pemerintah kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) mencerdaskan generasi muda terus meningkat. Hal itu ditandai dengan pembangunan sarana dan prasarana tempat belajar mengajar yang sudah merata dibeberapa wilayah.

Meski begitu, ada juga sebagian wilayah yang belum sepenuhnya merasakan fasilitas pendidikan yang memadai. Bahkan jauh dari kata layak.

Salah satunya, Yayasan Al Ihsan Batukara yang terletak dikecamatan Batukara kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Aktif dalam proses belajar mengajar sejak tahun 2011 yayasan Al Ihsan terdiri dari Madrasah Aliyah (MA) dengan jumlah siswa 37 orang, dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) memiliki 30 siswa aktif butuh perhatian pemerintah setempat.

Sekolah ini memiliki enam ruangan gedung belajar yang jauh dari kata layak. Berdinding dari papan yang beberapa sisinya sudah termakan rayap, sehingga kesan kumuh sangat jelas terlihat dari jalan poros Maligano-Pure.

Kepala Sekolah Madrasah Aliyah Al Ihsan Batukara, La Ino mengungkapkan sejak sekolah yang bernaung di Kementerian Agama (Kemenag) kabupaten Muna, sangat minim bantuan fasilitas ruang belajar. “Fasilitasnya yang dibangun itu, tiga ruangan permanen dan tiga ruangan dari papan,” terangnya, Jumat (18/1/2019).

Saat ini, kata La Ino, kondisi sekolah yang dipimpinnya itu, jauh dari kata layak karena hampir semua fasilitas yang tersedia sudah rusak. “Sudah rusak semua. Ini saja kita cukup cukupkah saja dan sebagian diperbaiki,” cetusnya.

Namun, dirinya berharap dengan bernaungnya bersama dinas Pendidikan pemuda dan olahraga (Dikmudora) kabupaten Muna, bantuan fasilitas belajar mengajar bisa segera terpenuhi.

“Sekarang kita sudah bernaung di Diknas. Mudah mudahan bantuan gedung sekolah yang kita usul bisa segera terealisasi,” harapnya. (b)

 


Kontributor: Nasrudin
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib