iklan zonasultra

Tabrakan Sesama Motor, Sekdis Dukcapil Konut Meninggal

Tabrakan Sesama Motor, Sekdis Dukcapil Konut Meninggal
KECELAKAAN - Sekretaris Dinas (Sekdis) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), Syarif Daud (45) meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di Desa Laramo, Kecamatan Lembo, Konut. Peristiwa itu terjadi, Selasa (26/3/2019) sekitar pukul 11.45 wita. (Istimewa)

ZONASULTRA.COM, WANGGUDU– Sekretaris Dinas (Sekdis) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), Syarif Daud (45) meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di Desa Laramo, Kecamatan Lembo, Konut. Peristiwa itu terjadi, Selasa (26/3/2019) sekitar pukul 11.45 wita.

Kapolsek Asera, Komisaris Polisi (Kompol) Muhammad Basir menuturkan, insiden naas itu berawal saat motor dinas yang dikendarai korban bergerak dari arah timur atau Kendari menuju ke barat, Wanggudu, Konut.

Iklan Zonasultra

Saat memasuki wilayah Desa Laramo, Kecamatan Lembo, lanjut mantan Kapolsek Wiwirano ini, motor yang dikemudi Syarif Daud hendak melambung mobil yang berada tepat di depannya.

(Baca Juga : Alami Kecelakaan Tunggal di Konut, Pengendara Asal Moramo Utara Meninggal)

Namun, naas saat melambung posisi motor melebar keluar sehingga langsung menabrak motor yang dikendarai Nurpika (17) dari arah berlawanan.

Tabrakan Sesama Motor, Sekdis Dukcapil Konut Meninggal
KECELAKAAN – Motor Yamaha Nmax DT 3919 M pelat merah yang dikendarai Sekdis Dukcapil Konut, Syarif Daud hancur setelah bertabrakan dengan motor Yamaha Vega DT 5715 FA yang dikemudi Nurpikan di Desa Laramo, Kecamatan Lembo, Selasa (26/3/2019).(Jefri/ZONASULTRA.COM).

Kecelakaan yang tak terhindarkan itu, membuat kedua korban terjungkal ke aspal. Sedang motor yang dikendarai korban hancur pada bagian depan. Syarif Daud mengalami patah tulang pada bagian lengang kanan, robek di lutut kanan, bengkak di mata kanan, pecah bibir dan retak pada bagian kepala. Sementara Nurfika, mengalami luka bengkak pada mata kanan, dan luka dikaki kanan.

(Baca Juga : Bus Terbalik, 18 Mahasiswa Muhammadiyah Kendari Jadi Korban)

“Warga setempat yang melihat kejadian langsung merujuk ke dua korban ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, salah satu korban, pak Syarif Daud ini meninggal dunia saat menjalani perawatan medis, diduga karena luka yang di alami sangat parah,”kata Kompol Muhammad basir melalui data informasi Satuan Lalulintas Polsek Asera usai melakukan olah Tempak Kejadian Kecelakaan (TKK).

Dia menambahkan, peristiwa itu sempat menimbulkan kemaceatan arus lalulintas, namun tak berlangsung lama. Kendaraan milik kedua korban telah diamankan di markas komando (mako) Polsek Asera.

Kemudian korban Syarif Daud merupakan warga jalan anawai kelurahan wua-Wua, Kota kendari. Sedangkan Nurpika (17) seorang pelajar dengan alamat Desa Basule Kecamatan, Lasolo, Konut. (a)

 


Reporter : Jefri Ipnu
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib