Tak Bisa Berenang, ABK Ini Tewas Tenggelam di Teluk Kendari

Tak Bisa Berenang, ABK Ini Tewas Tenggelam di Teluk Kendari
TEWAS - Seorang Anak Buah Kapal (ABK) ditemukan sudah tak bernyawa mengapung di atas permukaan air laut di areal Teluk Kendari tepatnya di antara Dermaga Polisi Militer (POM) Angkatan Laut (AL) dengan Gudang Pengumpul Ikan di Kelurahan Benu-Benua, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari Rabu (10/4/2019) sekira pukul 07.50 Wita. (FadI Aksar/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Seorang Anak Buah Kapal (ABK) ditemukan sudah tak bernyawa mengapung di atas permukaan air laut di areal Teluk Kendari tepatnya di antara Dermaga Polisi Militer (POM) Angkatan Laut (AL) dengan Gudang Pengumpul Ikan di Kelurahan Benu-Benua, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari Rabu (10/4/2019) sekira pukul 07.50 Wita.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Kendari, AKP Reda Irfanda mengatakan, pria itu diketahui bernama Amir alias Pace (45) asal Kelurahan Benu – benua Kecamatan Kendari Barat. Dugaan sementara, dia tewas tenggelam karena tidak bisa berenang.

“Menurut informasi dari pemilik kapal, dia (Amir) ABK, memang tidak bisa berenang. Tapi kita masih dalami, apakah dia terpelesat dari kapal atau sengaja menyelam, kita masih cari tau penyebabnya, masih mencari tahu saksi-saksinya,” ungkap AKP Reda Irfanda saat dihubungi awak zonasultra via telepon.

(Baca Juga : Tiga Hari Tanpa Kabar, Pria di Muna Ditemukan Membusuk di Semak Belukar)

Setelah ditemukan, pihaknya kemudian membawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk dilakukan visum et repertum. Haslinya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh jenazah. Sehingga polisi memastikan Amir tewas karena tenggelam.

“Kami sudah koordinasi ke dokter forensiknya, memang korban tewas akibat tenggelam. Saat ini Jenezahnya masih di rumah sakit Bhayangkara, sudah ada pihak keluarga yang datang. Tapi masih menunggu orang tuanya datang dari Konawe untuk diambil jenazahnya,” pungkasnya. (A)

 


Kontributor: Fadli
Editor: Abdul Saban

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib