iklan zonasultra

Tiga Ibu Hamil di Baubau Terpapar Covid-19 Tanpa Riwayat Penularan

Update: Kini 62 Kasus Postif Covid-19 di Sultra, Dua Klaster Baru
Ilustrasi

ZONASULTRA.COM, BAUBAU – Pasien positif Covid-19 di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) bertambah delapan orang, Kamis (23/7/2020). Tiga orang di antaranya adalah ibu hamil.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Baubau dr. Lukman mengatakan, seluruh pasien terkonfirmasi Covid-19 hari ini diklasifikasikan dalam klaster sporadis atau tanpa riwayat penularan yang jelas.

Untuk tiga orang ibu hamil, kata Lukman, mereka diketahui terpapar Covid-19 ketika memeriksakan kehamilannya di RSUD Palagimata Kota Baubau beberapa pekan lalu. Waktu itu rapid test mereka menunjukkan hasil reaktif sehingga dilanjutkan dengan swab test.

Saat ini tiga orang ibu hamil itu telah berhasil bersalin di RSUD Palagimata.

“Hari ini baru keluar hasil pemeriksaan PCR swab tenggorokannya dari RS Bahteramas di Kota Kendari dengan hasil konfirmasi positif Covid-19,” jelas Lukaman.

Menurut Lukaman, ibu hamil merupakan kelompok yang rentan terpapar Covid-19. Hingga saat ini, lanjut dia, Gugus Tugas Covid-19 di Baubau telah mengonfirmasi lima orang ibu hamil yang positif Corona.

“Sehingga kami meminta agar ibu hamil melakukan rapid test sekiranya satu sampai dua minggu sebelum hari persalinannya,” ujar Lukman.

Hingga Kamis (23/7/2020), warga Kota Baubau terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 93 orang. Sebanyak 25 telah dinyatakan sembuh dan satu orang dilaporkan meninggal dunia.

Kota Baubau hingga saat ini juga masih dikategorikan ke dalam zona merah peta penyebaran Covid-19.

Adapun identitas tambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Baubau per hari ini yakni pasien 090 ALM (60) laki-laki, pasein 091 HRD (57) laki-laki, pasein 093 AMP (37) perempuan, pasein 094 ZUM (38) perempuan.

Kemudian pasien 095 RTA (58) perempuan, pasien 096 FPI (29) perempuan, pasien 097 HBS (70) laki-laki, dan pasien 098 STK (70) laki-laki. (b)

 


Kontributor: Risno Mawandili
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib