iklan zonasultra

Tips Kurangi Bau Mulut Saat Berpuasa

Ilustrasi Bau Mulut
Ilustrasi

ZONASULTRA.COM, KOLAKA – Bau mulut menjadi masalah bagi sebagian orang, apalagi bagi yang sedang menjalankan ibadah puasa. Untuk mengurangi bau mulut tersebut, berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan.

drg. Dian Fatmawati mengatakan, langkah pertama yaitu membersihkan mulut secara menyeluruh dengan cara menyikat gigi menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride. Pasta gigi yang mengandung fluoride berfungsi menghilangkan plak dan sisa makanan.

“Gosoklah gigi dengan pasta gigi yang mengandung fluoride minimal selama dua menit,” jelas Dian saat dihubungi, Jumat (10/5/2019).

Baca Juga : Ini Penyebab Bau Mulut Saat Anda Berpuasa

Kemudian, saat menggosok gigi jangan lupa juga membersihkan lidah. Membersihkan lidah ini dapat menggunakan alat khusus yang memang didesain untuk membersihkan Iidah. Atau biasanya terdapat pada bagian belakang sikat gigi yang kadang sudah tersedia pembersih Iidah.

Setelah itu, menggunakan benang gigi untuk membersihkan seIa-sela gigi. Bagian ini sering sulit dibersihkan menggunakan sikat gigi saja, sehingga dapat memicu pembentukan plak dan menyebabkan bau mulut. Dan langkah terakhir, bisa menggunakan obat kumur anti bakteri.

Dian mengungkapkan sebaiknya melakukan seluruh tahap tersebut setelah makan sahur dan sebelum tidur malam. Sebutnya, menyikat gigi saja hanya mampu membersihkan 60 persen bagian mulut. Ada baiknya melakukan konsultasi dengan dokter gigi dalam memilih jenis pasta gigi, sikat gigi, dan obat kumur yang cocok digunakan.

Baca Juga : Ini Tips Agar Asam Lambung Tidak Kambuh Saat Puasa

Bagi perokok dianjurkan tidak merokok saat sahur. Dian menambahkan, bila terbiasa merokok setelah makan sahur, maka si perokok harus mulai terbiasa menghentikan kebiasaan tersebut. Sebab tembakau dapat menyebabkan bau mulut.

“Selain itu merokok juga meningkatkan risiko mengalami masalah pada gusi yang kemudian menyebabkan bau mulut tidak sedap,” tambahnya.

Termasuk, perbanyak mengonsumsi air putih saat sahur. Karena kondisi mulut yang kering dapat menyebabkan bau mulut. Olehnya itu, pastikan cairan yang dikonsumsi cukup sebelum berpuasa.

Selanjutnya, hindari mengonsumsi makanan berbau menyengat terutama saat sahur, karena setelah makanan selesai dicerna maka akan diedarkan oleh darah ke seluruh tubuh termasuk ke paru-paru. Pada akhirnya dapat menyebabkan napas berbau kurang sedap. (a)

 


Kontributor: Sitti Nurmalasari
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib