iklan zonasultra

Tolak Ridwan Zakariah, Pengurus dan Simpatisan Kembali Demo Kantor Golkar

Tolak Ridwan Zakariah, Pengurus dan Simpatisan Kembali Demo Kantor Golkar
KANTOR GOLKAR - Puluhan pengurus dan simpatisan Partai Golkar Buton Utara (Butur) kembali mendatangi Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (6/7/2020). Sebelumnya mereka juga telah menduduki Golkar Sultra, pada Minggu (5/7/2020) kemarin. (Ramadhan Hafid/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Puluhan pengurus dan simpatisan Partai Golkar Buton Utara (Butur) kembali mendatangi Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (6/7/2020). Sebelumnya mereka juga telah menduduki Kantor Golkar Sultra, pada Minggu (5/7/2020) kemarin.

Pantauan awak Zonasultra.Com di lokasi, massa melakukan unjuk rasa dengan membakar ban bekas. Massa juga membawa spanduk bertuliskan penolakan terhadap Ridwan Zakariah dan spanduk bertuliskan dukungan terhadap Aswadi Adam sebagai calon Bupati Butur yang diusung Golkar.

Pada aksi itu, massa mendesak pihak DPD Golkar Sultra untuk memberikan kejelasan terkait munculnya nama Ridwan Zakariah dalam usulan Pilkada Butur. Mereka meminta Aswadi Adam untuk direkomendasikan sebagai calon bupati yang diusung Golkar di Pilkada Butur.

Wakil Ketua Bidang Kaderisasi DPD II Golkar Butur Ilham mengatakan, penolakan terhadap Ridwan Zakariah karena Ridwan bukan kader Golkar. Kemudian dalam proses penjaringan yang dilakukan oleh Golkar Butur, yang diusul untuk maju dalam pilkada hanya satu nama yaitu Aswadi Adam. Namun tiba-tiba muncul nama Ridwan Zakariah yang diusul ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.

Baca Juga :
Pengurus dan Simpatisan Golkar Butur Duduki Kantor Golkar Sultra

“Munculnya nama Ridwan Zakariah itu, diketahui saat saya pulang dari Jakarta bertemu dengan ibu Sucianti Suaib Saenong (pengurus DPP Golkar). Di situ dia menunjukkan daftar nama usulan calon yang diusul di DPP untuk Pilkada Butur. Padahal di Butur sesuai dengan pleno yang dilakukan DPD Golkar Sultra hanya mengusulkan nama Aswadi Adam,” ujarnya.

Ilham menjelaskan, memang sebelumnya pada saat DPD II Golkar Butur melakukan penjaringan bakal calon bupati, ada 4 orang yang mendaftar. Kemudian diverifikasi, muncullah satu nama yang direkomendasikan Golkar Butur ke Golkar Sultra, yaitu Aswadi Adam.

“Yang memenuhi kualifikasi itu hanya Aswadi Adam. Dan dia juga sudah mendapat surat tugas dari DPP. Tapi diperjalanan tiba-tiba muncul dua nama yang diusul di DPP. Olehnya itu, kita minta DPD Golkar Sultra untuk memperjuangkan sesuai dengan apa yang menjadi komitmen awal,” katanya.

Kata dia, untuk menindaklanjuti hal ini, pihaknya telah mengirim surat tuntutan ke DPP untuk membatalkan usulan nama Ridwan Zakariah sebagai bakal calon bupati yang akan diusung Golkar. Apabila tetap mengusung Ridwan Zakariah yang merupakan kader PAN, itu dinilai sama saja Golkar membesarkan kader partai lain.

“Kami menunggu kesimpulan secara resmi dari DPP. Sebab kami punya kewajiban, punya tanggung jawab untuk mendorong Aswadi Adam, karena kami yakin ketika Aswadi Adam menjadi Bupati Butur, maka Golkar di Butur akan berjaya,” tuturnya.

Di tempat yang sama Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD Golkar Sultra Rizal yang datang menemui massa menjelaskan, bahwa Golkar Sultra hanya mengusulkan satu nama ke DPP. Pada saat rapat pengusulan nama calon di DPP dirinya tidak diundang oleh DPP.

“Kita hanya mengusulkan satu nama yaitu Aswadi Adam, dan harapan kami semoga DPP terbuka dan yang direkomendasikan adalah kader Golkar yaitu Aswadi Adam. DPD Golkar Sultra sudah sepakat dan telah setuju hanya Aswadi Adam yang disepakati untuk diusulkan maju di Pilkada Butur dan itu sudah disampaikan di DPP,” katanya.

Sebelumnya, Ketua DPD I Golkar Sultra Herry Asiku mengatakan, di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Sultra, Golkar telah menetapkan calon yang diusung melalui rapat pleno pada Kamis malam (2/7/2020). Hanya saja untuk di Pilkada Butur dan Konawe Selatan belum jelas dan masih berproses.

Kata Herry, di Pilkada Konawe Selatan (Konsel), Golkar Sultra mengusulkan dua nama yakni, Surunuddin dan Irham Kalenggo. Dua kader terbaik Golkar Konsel ini masih berebut restu DPP. Sementara di Butur, Golkar masih mempertimbangkan siapa yang akan diberi rekomendasi antara Aswadi Adam dan Ridwan Zakaria.

Herry menjelaskan, nama Ridwan Zakaria diusulkan karena atas permintaan DPP, sebab Ridwan melakukan pendaftaran di Golkar.

“Usungan Golkar di Pilkada tujuh daerah, yang fix itu baru lima daerah, karena sudah diplenokan kemarin, tinggal tunggu rekomendasinya keluar. Sementara dua daerah, yakni Konsel dan Butur masih berproses. Mungkin satu, dua hari dirapatkan lagi di DPP,” kata Herry melalui via telepon selulernya, Minggu (5/7/2020). (B)

 


Kontributor: Ramadhan Hafid
Editor: Muhamad Taslim Dalma

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib