Warga Kolut Keluhkan Kekosongan Blangko Kartu Keluarga

Warga Kolut Keluhkan Kekosongan Blangko Kartu Keluarga
DIDUKCAPIL KOLUT - Warga Kabupaten Kolaka Utara mengeluhkan kekosongan blangko kartu keluarga (KK) di dinas kependudukan dan catatan sipil (Didukcapil) setempat. Warga yang hendak mengurus KK terpaksa kembali dengan rasa kecewa. (RUSMAN/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, LASUSUA – Warga Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengeluhkan kekosongan blangko kartu keluarga (KK) di dinas kependudukan dan catatan sipil (Didukcapil) setempat. Warga yang hendak mengurus KK terpaksa kembali dengan rasa kecewa.

Salah satu warga Desa Lanipa-nipa, Aisya mengatakan, dirinya hendak mengurus KK, namun setelah menunggu sekitar setengah jam, tiba-tiba bagian pelayan disdukcapil mengatakan tidak bisa menerbitkan KK dengan alasan blangko sudah habis. Dirinya diarahkan untuk membawa pulang berkasnya.

“Kita sudah ambil nomor antrian kata bagian pelayanan tidak bisa dilakukan penginputan karena blangko KK sudah habis,” kata Aisya di Kantor Disdukcapil Kolut, Rabu (6/3/2019).

Pantauan Zonasultra.com, ada puluhan warga lainnya yang juga hendak mengurus KK tidak terlayani dan harus pulang dengan rasa kecewa. Mereka juga menyesalkan tidak adanya informasi terkait kekosongan blangko tersebut.

Menurut salah satu petugas pelayanan disdukcapil, sudah lebih dari seminggu pihaknya tidak mencetak KK karena tidak ada kiriman blangko dari pusat. Mereka pun mengarahkan agar pemohon membawa pulang kembali berkasnya karena rawan tercecer.

(Baca Juga : Diduga Tidak Transparan, Puluhan Pemuda Adukan Program Revitalisasi di DPRD Kolut)

“Blangko KK kosong sejak akhir Februari. Kami tidak tahu apa penyebabnya. Kalau masalah berkas kami tidak berani simpan di kantor kerena sudah beberapa kali hilang, jadi kita suruh saja bawa kembali,” ujar petugas yang enggan disebutkan namanya ini.

Sekretaris Disdukcapil Kolut M Tahir yang ditemui di ruang kerjanya enggan memberikan keterangan apa penyebab kosongnya blangko KK yang sudah menjadi keluhan warga tersebut. “Kalau mau tahu masalah itu temui saja pak kadis, saya tidak tau masalah itu,” ujarnya.

Kepala Disdukcapil Kolut H. Saliwangen yang berada di ruangannya juga tidak bisa ditemui tanpa alasan yang jelas. (b)

 


Kontributor : Rusman
Editor : Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib