Waspada, Dua Investasi Merugikan Marak di Wakatobi

M. Fredly Nasution
M. Fredly Nasution

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebutkan, saat ini ada dua investasi yang berpotensi merugikan masyarakat yang tengah marak terjaddi di Kabupaten Wakatobi.

Kepala OJK Provinsi Sultra M. Fredly Nasution mengatakan, dua investasi yang merugikan masyarakat ini adalah Indodax.com dan EXP Asset.com. Saat ini untuk EXP Asset.com diketahui ada sekitar 600 warga Wakatobi telah terdaftar atau join menanamkan modalnya. Sementara Indodax sendiri belum diketahui datanya, namun dipastikan sudah ada warga yang terdaftar.

OJK Sultra belum dapat menyimpulkan kedua investasi ini berstatus ilegal atau tidak, meski memiliki potensi merugikan masyarakat, sebab hal tersebut merupakan kewenangan Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi (WI) Ilegal atau bodong pusat untuk mengumumkan secara resmi.

“Kami sampaikan kepada warga yang mengetahui entitas yang tidak memiliki izin usaha dari OJK khususnya pada sektor Jasa keuangan untuk melapor pada OJK Sultra di kendari, atau melalui call center 157,” kata Fredly saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (21/3/2019).

Kepala Subbagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Provinsi Sultra Ridhony M. H. Hutasoit menjelaskan, kedua perusahaan ini tidak memiliki dasar hukum untuk penyelenggaraan prinsip usaha dan kerjanya. Sehingga sangat berpotensi dapat memberikan kerugian kepada masyarakat. Apalagi risikonya sangat fluktuatif, kadang naik atau turun serta tidak memiliki underlying atau tidak ada bentuk denominasi (pecahan mata uang) fisiknya serta tidak ada satupun entitas yang mengontrol harganya.

Selain itu, sistem pembayaran dalam bisnis ini tidak menggunakan mata uang resmi rupiah melainkan mata uang seperti pada bisnis Bitcoin. Sedangkan, Bank Indonesia (BI) sendiri sudah menyatakan jika transaksi Bitcoin atau sejenisnya adalah ilegal dan merugikan warga negara Indonesia.

Oleh karena itu, OJK Sultra mengimbau masyarakat untuk tetap selalu waspaa terhadap investasi ilegal dengan menggunakan prisip 2L legal dan logis. Legal, dikatakan legal apabila binsis atau investasi tersebut memiliki dasar hukum yang jelas dan logis adalah apabila binsis tersebut tidak memberikan iming-iming atau hadiah yang besar dalam kurun waktu yang cepat.

Dikutip dari maxmanroe.com menijelaskan jika BitCoin sendiri merupakan sebuah mata uang virtual yang dapat digunakan untuk bertransaksi online. Bentuknya bukan seperti mata uang fisik yang dikeluarkan oleh sebuah bank dan bukan pula mata uang dari sebuah negara. Mata uang unik ini adalah hanya sebuah file layaknya file-file umum biasa. File tersebut merupakan enskripsi dari kode-kode unik yang menjadikannya tak sama satu dengan yang lain.

Dan seperti file mp3 atau word yang Anda miliki di perangkat komputer Anda, file BitCoin juga dapat disimpan dalam komputer atau sebuah flash disk atau software yang dinamakan BitCoin Digital Wallet. Selain itu BitCoin juga dapat disimpan di jasa penyimpanan BitCoin di Internet yang berbentuk layaknya sosial cloud.

Pantauan redaksi zonasultra pada situs resmi Indodax.com terlihat laman homenya merupakan layar registrasi yang meminta data calon pesertanya yang akan bergabung berupa nomor handphone utama, alamat email, user nama yang akan digunakan, password dan nomor telepon alternatif.

Indodax adalah bursa aset crypto asal Indonesia yang telah beroperasi sejak tahun 2014 oleh Oscar Darmawan dan William Sutanto. Hingga sekarang merupakan bursa aset crypto dengan jumlah member tervalidasi terbanyak di Indonesia, dengan jumlah member yang telah menembus angka 1.500.000. Pendirinya Oscar Darmawan dengan jenis bisnis bursa aset digital yang berkantor pusat di Kuta, Bali.

Sementara itu, EXP Asset.com pada situsnya menuliskan tentang perusahaan tersebut dalam bahasa inggris “We are a team of professional managers, traders and analysts dealing with capital markets, cryptocurrencies, alternative investments and with educational activity in the above-mentioned fields,”.

“Kami adalah tim manager, pedagang, dan analis profesional yang berurusan dengan pasar modal, cryptocurrency, investasi alternatif, dan dengan aktivitas pendidikan di bidang yang disebutkan di atas,”.

Kemudian dijelaskan pula dalam situs tersebut Exp Asset adalah perusahaan yang mengelola Platform internet pendidikan yang berfokus pada berinvestasi di pasar modal dan mata uang, berinvestasi di pasar mata uang digital dan arbitrase pasar cryptocurrency. Perusahaan ini terdaftar di Nevis, sebagai Silesia Capital Management Ltd, PO 590, Suite 9, Gedung Henville, Charlestown, Nevis, No. C 50063. (a)

 


Reporter : Ilham Surahmin
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib